15 Apr 2020
Emiten Baru BEI: Bumi Benowo Sukses Sejahtera dan Bhakti Multi Artha
StockWatch (Jakarta) - Sebanyak 5 miliar saham PT Bhakti Multi Artha Tbk. (BHAT) dan 4,8 miliar saham PT Bumi Benowo Sukses Sejahtera Tbk. (BBSS) dicatatkan dan mulai diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (15/4).
Sebanyak 2 miliar saham BHAT ditawarkan kepada investor publik dalam penawaran umum perdana (PUP) yang diselenggarakan pada 2-3 dan 6-8 April 2020. Harga perdana saham BHAT bernominal Rp100 itu adalah Rp103 per saham. Jumlah saham tersebut mencapai 40% dari saham disetor BHAT setelah PUP.
Dari PUP saham, BHAT akan memperoleh tambahan modal disetor sebesar Rp206 miliar. Ini berarti setelah PUP saham, modal sendiri (ekuitas) BHAT akan menjadi Rp515,22 miliar, meningkat 63,39% dari Rp309,21 miliar per 31 Oktober 2019.
Dana hasil PUP saham, menurut Direksi BHAT, seluruhnya akan diinvestasikan, yaitu sebagai modal disetor PT Nasional Investindo Perkasa dan PT Asuransi Jiwa Nasional, serta investasi lainnya.
Aset BHAT per 31 Oktober 2019 mencapai Rp383,32 miliar, meningkat 60,5% dibandingkan Rp234,33 miliar per 31 Desember 2018. Adapun jumlah liabilitas BHAT per 31 Oktober 2019 sebesar Rp74,10 miliar, turun 67,68% dibandingkan Rp234,33 miliar per 31 Desember 2018. Adapun ekuitas BHAT meningat 6.772% menjadi Rp309,21 miliar per Oktober 2019 dari Rp4,50 miliar per 31 Desember 2018. Ini disebabkan oleh peningkatan modal disetor dari Rp100 juta menjadi Rp300 miliar.
BHAT yang sahamnya dicatatkan di Papan Pengembangan BEI, membukukan pendapatan Rp44,82 miliar per 31 Oktober 2019 atau Rp53,79 miliar jika disetahunkan. Ini meningkat sekitar 6% jika dibandingkan dengan pendapatan 2018 sebesar Rp50,60 miliar. Adapun laba BHAT per 31 Oktober 2019 sebesar 3,36 miliar (disetahunkan Rp4,04 miliar). Pada 2018, laba BHAT mencapai Rp1,01 miliar).
BBSS
Penawaran umum perdana (PUP) 1,3 miliar saham BBSS diselenggarakan pada 2-7 April 2020. Harga perdana saham BBSS yang bernominal Rp20 itu adalah Rp120 per saham. Jumlah saham PUP BBSS mencapai 27,1% dari saham disetor setelah PUP.
Selain PUP saham, BBSS juga menerbitkan 650 juta Waran Seri I (BBSS-W) yang diberikan secara cuma-cuma. Setiap pemegang dua (2) saham eks PUP akan mendapatkan satu (1) BBSS-W dan berhak membeli satu saham BBSS seharga Rp200 per unit pada periode 15 Oktober 2020 hingga 15 April 2021. BBSS-W diperdagangkan di Pasar Reguler BEI pada 15 April 2020 hingga 12 April 2021 dan di Pasar Tunai BEI pada periode 15 April 2020 hingga 14 April 2021.
Dari PUP saham, BBSS akan memperoleh tambahan modal disetor sebesar Rp156 miliar. Setelah PUP saham, modal sendiri (ekuitas) BBSS akan menjadi Rp258,01 miliar, meningkat 63,39% dari Rp102,10 miliar per 30 September 2019. Adapun dari BBSS-W, jika semua dieksekusi, BBSS akan mendapatkan tambahan modal disetor Rp130 miliar.
Dana hasil PUP saham, menurut Direksi BBSS, sebesar Rp130,62 miliar (83,73%) untuk pembelian lahan di Desa Prambangan, Gresik, Jawa Timur. Selebihnya, Rp 25,38 miliar (16,27%) untuk modal kerja BBS. (ba)